Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Tasikmalaya Perkuat Optimalisasi PBB-P2 melalui Camat dan Kepala Desa
12 Feb 2026, 01.19 WIB

Ilustrasi Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Tasikmalaya Perkuat Optimalisasi PBB-P2 melalui Camat dan Kepala Desa / Foto Dok. Gentra.id
Kabupaten Tasikmalaya, Gentra.id — Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, beserta Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menggelar koordinasi intensif bersama para camat dan kepala desa seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya dalam upaya memperkuat optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Pertemuan ini diadakan sebagai bagian dari strategi mendorong pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan dan efektif melalui peningkatan kesadaran serta pelibatan pemerintah hingga tingkat desa dalam pengelolaan pajak tersebut.
Dalam sambutannya, Cecep menekankan bahwa penerimaan PBB-P2 merupakan pilar penting dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang menjadi sumber pembiayaan program pembangunan lokal. Ia menegaskan, “PBB-P2 harus dikelola secara optimal karena ini merupakan ujung tombak pendapatan daerah yang mendukung pembangunan berkelanjutan.” ujarnya
Agenda tersebut menyoroti peran strategis camat dan kepala desa dalam memperluas sosialisasi kewajiban pajak kepada masyarakat. Bupati meminta agar aparat di tingkat kecamatan dan desa secara aktif memastikan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 sampai ke tangan wajib pajak, sehingga tidak ada kendala administratif yang menghambat pembayaran. “Pendistribusian SPPT harus sampai ke tingkat paling bawah agar wajib pajak mengetahui kewajibannya dan bisa menyelesaikan pembayaran tepat waktu,” ujar Bupati dalam arahannya.
“Data yang valid akan sangat menentukan keberhasilan kita mengoptimalkan potensi penerimaan PBB-P2,” tegas Bupati. Pernyataan tersebut menggambarkan komitmen pemerintah daerah untuk menerapkan administrasi pajak yang modern dan akuntabel, sekaligus mendorong transparansi kepada publik — terutama dalam konteks pembangunan dan pelayanan publik.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta perangkat daerah terkait ini, Bupati juga menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat mengenai manfaat kontribusi pajak masih perlu ditingkatkan. Ia menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan sosialisasi yang intensif kepada warga merupakan strategi utama guna memperkuat kesadaran kolektif. “Partisipasi publik dalam pembayaran pajak akan berkontribusi langsung terhadap pembangunan fasilitas umum dan peningkatan kualitas layanan masyarakat,” katanya.
Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi terhadap proses pelaksanaan optimalisasi pajak di masing-masing wilayah kecamatan. Pemerintah daerah berharap bahwa kekompakan antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dapat membuka peluang peningkatan realisasi PBB-P2 lebih signifikan pada periode anggaran berjalan.
Upaya ini diharapkan bukan hanya akan memperkuat basis fiskal daerah, tetapi juga mempercepat pencapaian target pembangunan yang berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan masyarakat di pelosok desa.
Nanang AH
Wartawan senior Gentra.id yang berfokus pada analisis hukum, politik, dan kebijakan publik di Indonesia.
Gentra Plus
Berita eksklusif, analisis mendalam, & laporan investigasi

Sering Update di Media Sosial, Mengenali 3 Ciri Kepribadian & Tips Menjaga Kesehatan Mental

PAC GP Ansor Cihideung Gelar Konferancab IV, Ecep Hamdan Terpilih Pimpin Ansor 2026–2029

Tugu Koperasi Tasikmalaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional, Pemerintah Hidupkan Kembali Jejak Sejarah

Konsisten Itu Tidak Sulit, yang Sulit Adalah Berdamai dengan Diri Sendiri

BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global
