GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Tuntaskan Konferancab di 39 Kecamatan dalam 49 Hari
22 Jul 2026, 01.10 WIB

Ilustrasi GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Tuntaskan Konferancab di 39 Kecamatan dalam 49 Hari / Foto Dok. Gentra.id
Gentra.id– Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya berhasil menyelesaikan rangkaian Konferensi Anak Cabang (Konferancab) di seluruh 39 kecamatan.
Agenda konsolidasi organisasi yang berlangsung selama 49 hari, mulai 6 Juni hingga 19 Juli 2026, menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kaderisasi sekaligus melakukan regenerasi kepengurusan di tingkat kecamatan.
Rangkaian Konferancab dimulai dari wilayah barat Kabupaten Tasikmalaya dan ditutup di Kecamatan Cikatomas yang berada di kawasan selatan. Selama hampir dua bulan, jajaran pengurus cabang hadir langsung dalam setiap pelaksanaan konferensi sebagai bentuk komitmen terhadap proses regenerasi organisasi.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Sahabat Fahmi Siddiq, mengatakan penyelenggaraan Konferancab merupakan amanat organisasi karena masa bakti kepengurusan di seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) telah berakhir. Oleh karena itu, pembentukan kepengurusan baru dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Menurut Fahmi, pelaksanaan Konferancab bukan hanya memenuhi ketentuan organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat soliditas kader di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Ia menilai proses regenerasi merupakan bagian penting agar roda organisasi tetap berjalan dinamis dan mampu menjawab tantangan ke depan.
Selama pelaksanaan Konferancab, intensitas kegiatan tergolong tinggi. Setiap pekan terdapat empat hingga enam PAC yang menggelar konferensi secara bergiliran. Dari hasil konferensi tersebut, sekitar 60 persen PAC dipimpin oleh ketua baru sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan, sementara 40 persen lainnya tetap mempertahankan kepengurusan sebelumnya untuk menjaga kesinambungan program kerja.
Selain melakukan penyegaran di tingkat kecamatan, GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya juga berhasil memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa. Sebelum Konferancab dimulai, pembentukan Pimpinan Ranting (PR) terus didorong sehingga cakupan ranting aktif meningkat dari sekitar 80 persen menjadi 93 persen atau telah terbentuk di sebagian besar dari total 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya.
Fahmi mengungkapkan perjalanan maraton selama 49 hari bukanlah hal yang mudah. Pengurus harus menempuh berbagai medan dengan kondisi geografis yang beragam, mulai dari wilayah perkotaan hingga daerah pelosok dengan akses jalan yang menantang. Meski demikian, seluruh agenda dapat terlaksana sesuai jadwal.
Ia menegaskan bahwa kehadiran langsung pengurus cabang di setiap Konferancab merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap organisasi. Menurutnya, pelayanan kepada kader di tingkat kecamatan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga semangat perjuangan yang telah diwariskan para ulama dan pendahulu GP Ansor.
Lebih dari sekadar agenda organisasi, rangkaian Konferancab juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan para ulama, ajengan, pengurus Nahdlatul Ulama (NU), serta tokoh masyarakat di berbagai kecamatan. Interaksi tersebut dinilai memperkuat sinergi antara GP Ansor dengan elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Fahmi menegaskan bahwa GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya akan terus berkomitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) serta menguatkan pengabdian kepada bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Ia berharap semangat khidmat yang ditunjukkan para kader selama proses Konferancab dapat menjadi modal utama dalam menjalankan program organisasi di masa mendatang, sekaligus memperkuat peran GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan yang aktif membangun masyarakat hingga ke tingkat desa.










