Pertama di Tasikmalaya, Siswa Madrasah Kunjungi Vihara dan Klenteng
3 Sep 2024, 13.31 WIB
Rizal

Ilustrasi Pertama di Tasikmalaya, Siswa Madrasah Kunjungi Vihara dan Klenteng / Foto Dok. Gentra.id
Gentra.id - Puluhan siswa Madrasah Al-Mukhtariyah Rancaman, Mangkubum, Kota Tasikmalaya melakukan kunjungan edukatif ke Vihara dan Klenteng di Tasikmalaya, Senin, (2/9/2024).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program pendidikan lintas agama yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada nilai-nilai toleransi dan menghargai perbedaan. Dalam kunjungan tersebut, para siswa diberi kesempatan untuk melihat langsung proses ibadah dan mendapatkan penjelasan mengenai ajaran-ajaran agama Buddha dan Konghucu yang dianut oleh masyarakat Tionghoa.
Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dimulai dengan kunjungan ke Kong Miao MAKIN Tasikmalaya (klenteng). Mereka diajak berkeliling oleh pengurus klenteng yang menjelaskan sejarah dan makna dari berbagai simbol yang ada di tempat ibadah tersebut.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Vihara Avalokitesvara yang tak kalah sarat dengan nilai-nilai spiritual. Di sini, para siswa diajarkan tentang filosofi dan prinsip-prinsip ajaran Buddha, serta pentingnya meditasi dan kedamaian batin dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MTS Al-Mukhtariyah Asep Rizal Asyari mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memperkaya wawasan siswa mengenai keragaman budaya dan agama di Indonesia.
“Kami ingin siswa-siswa kami tidak hanya memahami agama mereka sendiri, tetapi juga memiliki pengetahuan yang luas tentang agama lain, sehingga tercipta sikap saling menghormati dan toleransi antar umat beragama,” kata Asep kepada gentra.id
Asep yang juga Ketua Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) menyampaikan, melalui program ini, kami mencoba membangun ruang dialog dan membuka interaksi dengan lintas agama di Tasikmalaya.
"Melalui ruang interaksi yang inklusif, kami meyakini generasi muda di Tasikmalaya ke depan akan lebih berpikiran terbuka, mampu menghargai perbedaan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Agama Budha Tridarma Tasikmalaya Andi William, menyambut baik kehadiran siswa madrasah ke Vihara. Menurutnya, kunjungan seperti ini akan menghilangkan prasangka yang berujung tindakan intoleran.
"Melihat generasi muda yang toleran, dapat menghargai perbedaan dan bersatu di tengah keberagaman, saya percaya Indonesia emas di 2024 bisa tercapai," pungkasnya.
#Budha#Siswa Madrasah#Vihara#Toleransi#Forum Bhinneka Tunggal Ika#Klenteng#Konghucu#Asep Rizal Asyari#Breaking News
R
Rizal
Wartawan senior Gentra.id yang berfokus pada analisis hukum, politik, dan kebijakan publik di Indonesia.
Gentra Plus
Berita eksklusif, analisis mendalam, & laporan investigasi

Lifestyle
Sering Update di Media Sosial, Mengenali 3 Ciri Kepribadian & Tips Menjaga Kesehatan Mental

News
PAC GP Ansor Cihideung Gelar Konferancab IV, Ecep Hamdan Terpilih Pimpin Ansor 2026–2029

News
Tugu Koperasi Tasikmalaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional, Pemerintah Hidupkan Kembali Jejak Sejarah

Lifestyle
Konsisten Itu Tidak Sulit, yang Sulit Adalah Berdamai dengan Diri Sendiri

News
BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global

News