
Gentra.id-BANDUNG – Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi panggung bagi pelajar SMP dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Selama dua hari, 25–26 September 2026, para peserta tidak hanya beradu kemampuan, tetapi juga membawa nama sekolah dan daerah masing-masing.
Di antara kontingen yang berlaga, Kota Bandung tampil sebagai peraih juara umum Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.
Kota Bandung memborong lima gelar juara pertama dari sejumlah cabang perlombaan. Capaian tersebut dilengkapi dengan sejumlah prestasi lain yang diraih peserta dari berbagai SMP negeri maupun swasta di Kota Bandung.
Lima gelar juara pertama tersebut masing-masing diraih Hendar Wulan dari SMPN 20 Bandung pada kategori poster digital, Muhammad Nadzrey El Hukama dari SMP QLP Rabbani Bandung pada kategori MHQ putra, serta Sabil Nurahlisti dari SMP Tunas Unggul pada kategori ceramah putri.
Prestasi berikutnya datang dari Ernesta Belva Alodia dari SMP Negeri 2 Bandung yang meraih juara pertama kaligrafi putri. Kontingen Kota Bandung juga menjadi juara pertama dalam kategori defile.
Tak berhenti pada lima gelar juara pertama, sejumlah peserta lainnya turut membawa pulang prestasi. Saskia Anatasya Aulia Putri dari SMP Negeri 41 Bandung meraih juara harapan pertama MHQ putri, sedangkan Citranti Fitri Herliana dari SMP Negeri 3 Bandung meraih juara harapan pertama MTQ putri.
Arya Lazwar Yudhistira dari SMPN 2 Bandung menempati juara kedua ceramah putra. Anindya Putri Vania dari SMPN 14 Bandung meraih juara ketiga olimpiade, sementara Rakha Muhammad Faeyza dari SMPN 34 Bandung memperoleh juara harapan kedua kaligrafi putra.
Capaian tersebut sekaligus melanjutkan catatan Kota Bandung dalam ajang Pentas PAI tingkat Jawa Barat. Pada 2025, Kota Bandung juga meraih gelar juara umum setelah memperoleh dua medali emas dan sejumlah prestasi lainnya.
Bukan Sekadar Mengejar Juara
Bagi Pemerintah Kota Bandung, Pentas PAI tidak semata-mata ditempatkan sebagai kompetisi untuk mengumpulkan piala. Di balik panggung perlombaan, terdapat tujuan pembinaan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
mengutip laman Pemkot Bandung, Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain mengatakan Pentas PAI menjadi ruang bagi pelajar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap agama sekaligus mengembangkan bakat dan kreativitas.
“Pentas PAI bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan waktu untuk menumbuhkan kecintaan terhadap agama, mengembangkan bakat dan kreativitas sekaligus membentuk karakter dan membina generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu berprestasi,” ujar Zulkarnain saat membuka Pentas PAI SMP Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 di Gymnasium UPI, Jumat (25/9/2026).
Pentas PAI SMP tingkat Jawa Barat tahun ini diikuti peserta dari 27 kabupaten/kota. Selain menjadi ajang kompetisi, penyelenggaraannya diarahkan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak peserta didik, sekaligus mengembangkan kreativitas serta prestasi dalam bidang Pendidikan Agama Islam.
Pertemuan pelajar dari berbagai daerah juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Sportivitas, silaturahmi, kepercayaan diri, disiplin, dan tanggung jawab menjadi nilai yang turut dibangun melalui rangkaian perlombaan.
Kota Bandung sendiri menjadi tuan rumah setelah pada tahun sebelumnya berhasil meraih juara umum Pentas PAI SMP tingkat Jawa Barat 2025.
Tahun ini, status sebagai tuan rumah kemudian ditutup dengan capaian di arena lomba. Lima gelar juara pertama ditambah berbagai prestasi lainnya mengantarkan kontingen Kota Bandung kembali berada di posisi juara umum.
Bagi para pelajar yang tampil, piala mungkin menjadi tanda yang paling mudah dilihat. Namun di baliknya ada proses latihan, pembinaan guru, keberanian tampil di hadapan juri, serta kesempatan untuk mengasah kemampuan di bidang agama, seni, dan kreativitas.
Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Pemerintah Kota Bandung menempatkan Pentas PAI sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki iman, akhlak, kreativitas, serta rasa percaya diri.
“Menjadi generasi yang berilmu, beriman, berakhlak, berprestasi, dan membawa kemaslahatan bagi bangsa dan negara,” kata Zulkarnain dilansir di laman Pemkot Bandung
Dengan raihan juara umum pada Pentas PAI SMP tingkat Jawa Barat 2026, panggung UPI pun menjadi catatan baru bagi perjalanan pembinaan pelajar Kota Bandung di bidang Pendidikan Agama Islam.
Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Laga Sengit Indonesia vs Malaysia Berakhir 0-0, Paes Tuai Pujian

Aliran Air Mulai Sampai BKG 36, Pemkab Bekasi Kejar Normalisasi Irigasi

Sekolah Gandeng Polsek Kadungora Tertibkan Knalpot Brong, 6 Diamankan

Kota Bandung Juara Umum Pentas PAI SMP Tingkat Jabar 2026

Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Polsek Caringin Edukasi Hingga Tingkat Pelajar
