
Gentra.id-GARUT — Malam di Kampung Gunung, Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, mendadak berubah tegang ketika api terlihat membakar sebuah rumah panggung milik Rohmatuloh, 42 tahun, pada Senin (21/9/2026).
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Api diduga bermula dari bagian dapur atau tungku sebelum kemudian membesar dan merambat ke bangunan rumah. Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kebakaran.
Begitu mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar tidak menunggu lama. Mereka bergerak bersama anggota Polsek Banjarwangi, aparatur Desa Padahurip dan unsur terkait lainnya untuk berusaha mengendalikan kobaran api dengan peralatan serta air yang tersedia di lokasi.
Di tengah keterbatasan peralatan, upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama. Koordinasi antara warga, kepolisian dan aparatur setempat menjadi bagian penting dalam menangani kebakaran hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, rumah yang terbakar mengalami kerusakan dan korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp40 juta.
Kapolsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran. Di lokasi, petugas melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk mempercepat penanganan.
“Personel langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan berkoordinasi dengan unsur kecamatan serta pemadam kebakaran. Penanganan dilakukan bersama-sama dengan warga dan aparatur setempat sehingga api dapat segera dipadamkan,” ujar Ipar Suparlan kepada awak media, Selasa (22/9/2026).
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Polsek Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi, tim pemadam kebakaran wilayah Banjarwangi-Singajaya, Pemerintah Desa Padahurip, ketua RT/RW hingga masyarakat sekitar.
Peristiwa itu sekaligus menjadi pengingat bahwa sumber api di dalam rumah dapat berubah menjadi ancaman dalam waktu singkat, terutama pada bagian dapur yang menggunakan tungku atau kompor.
Polsek Banjarwangi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika menggunakan tungku, kompor maupun sumber api lainnya. Pemeriksaan terhadap peralatan rumah tangga dan instalasi listrik secara berkala juga perlu dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
Bagi warga Kampung Gunung, malam itu berakhir setelah api berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa, tetapi rumah dan harta benda yang terbakar meninggalkan kerugian bagi pemiliknya. Peristiwa tersebut kembali menunjukkan pentingnya respons cepat dan gotong royong warga ketika keadaan darurat terjadi.
Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Kolaborasi Lintas Daerah: Wali Kota Tasikmalaya Hadiri Mayor's Talk 2026 di Bogor

Kitab Kuning Masuk SMP se-Kota Banjar, Pemkot Perkuat Pendidikan Karakter

Data Stunting Ciamis Berbeda Jauh dengan Pusat, Herdiat Minta Segera Disinkronkan

Menggugah Kesadaran Generasi Muda, Disbudpar Cirebon Gelar Lomba Mendongeng di Museum Cakrabuana

APBD Terbatas, Pemkab Kuningan Mohon Pusat Revitalisasi RSUD 45
