
Gentra.id-GARUT – Semak-semak di pinggir Sungai Cimanuk, Kampung Leuwidaun, Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, mendadak menjadi perhatian setelah warga menemukan sebuah benda berwarna hijau yang diduga merupakan bagian dari amunisi artileri.
Benda tersebut ditemukan pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasinya berada di kawasan semak kebun yang terletak di pinggir aliran Sungai Cimanuk.
Penemuan itu bermula ketika sejumlah anak berada di sekitar lokasi dan melihat benda yang bentuknya menyerupai hulu ledak atau mortir. Mereka kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada warga sekitar.
Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Tarogong Kidul Polres Garut segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan area agar masyarakat tidak mendekati benda yang dicurigai berbahaya tersebut.
Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat dan langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
“Setelah menemukan benda tersebut, anak-anak kemudian memberitahukan kepada warga sekitar. Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Tarogong Kidul dan anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta pengamanan,” ujar Agus saat ditemui awak media, Minggu (6/9/2026).
Pernah Disimpan Warga Selama Setahun
Dari keterangan salah seorang saksi, benda tersebut ternyata bukan pertama kali ditemukan di lingkungan sekitar. Sebelumnya, benda itu diketahui pernah disimpan di kediaman saksi selama kurang lebih satu tahun.
Benda tersebut sempat diletakkan di bagian atas rumah. Namun, dalam perkembangannya benda itu diduga berpindah dari tempat penyimpanan hingga akhirnya ditemukan kembali di semak-semak kebun yang berada di pinggir Sungai Cimanuk.
Informasi tersebut menjadi bagian dari keterangan yang dikumpulkan polisi untuk menelusuri asal-usul dan keberadaan benda tersebut sebelum ditemukan di lokasi.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan dengan penuh kehati-hatian. Sebab, benda yang ditemukan diduga merupakan hulu ledak atau mortir amunisi artileri jenis Comp B Cartridge 105 mm.
Untuk memastikan karakteristik dan keamanan benda tersebut, Polsek Tarogong Kidul berkoordinasi dengan personel yang memiliki kompetensi dalam penanganan benda yang diduga berkaitan dengan bahan peledak atau amunisi.
Koordinasi dilakukan bersama Brimob Batalyon D Pelopor Kompi 1 Garut, serta Unit Identifikasi Satreskrim dan Pamapta Polres Garut.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan benda yang ditemukan dapat ditangani sesuai prosedur dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi.
Polisi Ingatkan Warga Jangan Sentuh Benda Mencurigakan
Penemuan benda yang diduga amunisi tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh benda yang bentuk maupun kondisinya mencurigakan.
Terlebih jika benda tersebut memiliki ciri menyerupai amunisi, proyektil, bahan peledak, atau benda lain yang tidak diketahui asal-usulnya.
Kapolsek Tarogong Kidul meminta masyarakat segera menjauh apabila menemukan benda mencurigakan dan tidak mencoba memindahkan benda tersebut.
“Apabila masyarakat menemukan benda yang mencurigakan, segera menjauhkan diri dari lokasi, mengamankan area dengan tidak membiarkan warga mendekat, dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan penanganan oleh petugas yang berkompeten,” tegas Agus.
Imbauan tersebut penting karena masyarakat tidak dapat memastikan apakah sebuah benda masih aktif atau sudah tidak berfungsi hanya berdasarkan kondisi fisiknya.
Karena itu, tindakan paling aman adalah tidak menyentuh, memindahkan, membuka, maupun mencoba memeriksa benda tersebut secara langsung.
Polisi kemudian melakukan pengamanan lokasi sembari berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga Minggu (6/9/2026), penanganan terhadap benda yang ditemukan di pinggir Sungai Cimanuk tersebut masih dilakukan. Kepolisian juga masih berkoordinasi untuk memastikan kondisi dan jenis benda tersebut sekaligus menjamin keamanan masyarakat di sekitar lokasi.
Bagi warga, penemuan itu menjadi pelajaran sederhana namun penting: ketika menemukan benda asing yang menyerupai amunisi atau bahan peledak, rasa ingin tahu sebaiknya tidak mengalahkan keselamatan. Langkah terbaik adalah menjauh, menjaga agar orang lain tidak mendekat, kemudian segera melaporkannya kepada polisi.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Kebakaran Lahan Terjadi di Desa Sukarapih Tasikmalaya, Damkar Turun Padamkan Api

KDM Izinkan Sekolah di Bogor-Sukabumi Terapkan PJJ Imbas Abu Anak Krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke Jawa Barat, Warga Diimbau Waspada

Aktivasi Garut Plaza Dimulai, UMKM dan Pedagang Siap Bangkit Lagi

4 Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Terganggu
