
Gentra.id-TASIKMALAYA - Kabar baik bagi lulusan baru perguruan tinggi di Kabupaten Tasikmalaya. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) membuka kesempatan bagi para fresh graduate untuk mengikuti Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2026.
Program ini menyediakan 345 kuota peserta yang tersebar di 38 lokasi, dengan total 241 lowongan atau profesi. Kesempatan tersebut menjadi salah satu pintu bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung sebelum benar-benar terjun ke dunia profesional.
Bagi sebagian lulusan perguruan tinggi, mendapatkan pekerjaan pertama setelah wisuda bukan perkara mudah. Ijazah memang menjadi bekal penting, tetapi dunia kerja juga menuntut pengalaman, kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta keterampilan teknis yang tidak selalu diperoleh di ruang kuliah.
Di tengah kondisi tersebut, program pemagangan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Peserta tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas, tetapi juga belajar memahami ritme pekerjaan, berkomunikasi dengan rekan kerja, hingga mengenal budaya profesional.
Kepala DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya, dr. H. Faisal Soeprianto, M.Si., mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada lulusan baru untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja.
“Program ini memberikan kesempatan kepada para lulusan baru untuk belajar sekaligus mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan kerja. Harapannya, setelah mengikuti magang, kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja semakin meningkat,” ujar Faisal dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).
38 Lokasi, 241 Profesi
Kesempatan magang di Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berada di satu sektor. Dari 38 lokasi yang tersedia, porsi terbesar berada di lingkungan pelayanan kesehatan.
Sebanyak 30 Puskesmas menjadi bagian dari lokasi pemagangan dengan kebutuhan dan kuota yang beragam. Selain itu, terdapat sejumlah rumah sakit yang membuka kesempatan bagi peserta.
RSUD KHZ Musthafa, misalnya, menyediakan lima lowongan dengan total 21 kuota. Sementara RSIA Respati membuka dua lowongan dengan tiga kuota.
Kesempatan lainnya tersedia pada sektor swasta, BUMD dan fasilitas lainnya. Beberapa lokasi yang disebutkan antara lain Klinik PKU Muhammadiyah Singaparna, PT Meta Global Triasha, Perumda Air Minum Tirta Sukapura, BPR CIJ Perseroda, BPR Artha Sukapura serta Labkesda Kabupaten Tasikmalaya.
Keragaman lokasi tersebut memberikan pilihan bagi peserta untuk menyesuaikan posisi yang tersedia dengan latar belakang pendidikan maupun kompetensi yang dimiliki.
Bukan Sekadar Mengisi Waktu Setelah Wisuda
Program Pemagangan Nasional Kemnaker dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung di tempat kerja. Peserta akan mendapatkan pendampingan mentor sehingga pengalaman yang diperoleh tidak sebatas menjalankan pekerjaan, tetapi juga proses belajar.
Informasi yang dipublikasikan UPTD Puskesmas Ciawi Kabupaten Tasikmalaya menyebut Program Pemagangan Nasional 2026 menyasar lulusan D3, D4 dan S1, dengan durasi pemagangan selama enam bulan. Program tersebut juga memberikan uang saku atau insentif yang disebut setara UMP.
Secara nasional, Kemnaker menjelaskan bahwa peserta MagangHub akan menjalani pembelajaran di dunia kerja, pendampingan mentor, serta rangkaian program untuk memperoleh sertifikat Magang Kemnaker. Pelaksanaan magang untuk Batch 2 Angkatan II dijadwalkan dimulai 21 September 2026.
Faisal menekankan bahwa kesempatan tersebut seharusnya tidak dipandang hanya sebagai tempat untuk mendapatkan status pernah magang.
Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan, memperoleh pengalaman profesional dan membangun jaringan kerja.
Pesan itu menjadi penting bagi para lulusan baru. Sebab, pengalaman pertama di dunia kerja bisa menjadi modal untuk menentukan langkah berikutnya—baik melanjutkan karier di tempat magang, mencari pekerjaan di perusahaan lain, maupun membangun usaha sendiri.
Pendaftaran Tinggal Beberapa Hari
Bagi lulusan baru yang berminat, waktu pendaftaran cukup terbatas. Pendaftaran peserta Program Magang Nasional Batch 2 Angkatan II berlangsung pada 3-8 September 2026 melalui platform MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan.
Setelah pendaftaran peserta ditutup, proses akan berlanjut pada 9-15 September 2026 untuk tahapan rekrutmen dan pengusulan peserta oleh perusahaan atau lembaga penyelenggara.
Selanjutnya, seleksi nasional dan penetapan peserta berlangsung pada 16-18 September 2026. Peserta yang dinyatakan lolos kemudian mulai menjalani magang pada 21 September 2026.
Untuk mengikuti program tersebut, calon peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki NIK, merupakan lulusan D3, S1 atau pendidikan profesi, serta maksimal satu tahun setelah kelulusan. Perguruan tinggi asal peserta juga harus terdaftar.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui MagangHub dengan menggunakan akun SIAPKerja. Peserta kemudian melengkapi data dan dokumen, memilih posisi yang sesuai, lalu mengikuti proses seleksi dari penyelenggara. Dalam ketentuan pendaftaran, peserta dapat memilih maksimal dua posisi magang.
Kemnaker juga mengingatkan calon peserta agar berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan bantuan pendaftaran dengan meminta bayaran. Seluruh informasi mengenai program sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi Kemnaker dan MagangHub
Dengan tersedianya 345 kursi magang di Kabupaten Tasikmalaya, peluang tersebut menjadi momentum bagi para fresh graduate untuk mengubah masa tunggu setelah wisuda menjadi pengalaman yang bernilai.
Bagi mereka yang sedang mencari pintu pertama menuju dunia kerja, kesempatan itu kini sudah terbuka. Tinggal bagaimana setiap calon peserta mempersiapkan diri dan memilih posisi yang paling sesuai dengan kompetensinya.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Pemkab Tasikmalaya Buka 345 Kuota Magang Nasional bagi Fresh Graduate

Pemusnahan Barang Bukti Jadi Momentum Perkuat Penegakan Hukum di Tasikmalaya

Komnas HAM Desak Pemerintah Pastikan Keracunan MBG Tak Terulang

10 Knalpot Brong Diamankan Polsek Leles dari Kendaraan Pelajar di Garut

Tak Cuma Pertunjukan Pesawat, Pangandaran Airshow 2026 Ramaikan UMKM Lokal
