Sambut HSN 2026, GP Ansor Kota Tasikmalaya Ziarahi Makam Tokoh NU

17 Okt 2026, 20.13 WIB
WhatsAppSaluran
Sambut HSN 2026, GP Ansor Kota Tasikmalaya Ziarahi Makam Tokoh NU
Kader Gerakan Pemuda Ansor Kota Tasikmalaya melaksanakan ziarah kepada para tokoh Nahdlatul Ulama menjelang Hari Santri Nasional 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan ulama sekaligus refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada agama, bangsa, dan organisasi.Cameraistimewa

Gentra.id-TASIKMALAYA — Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tasikmalaya menggelar ziarah kepada para tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama, merawat tradisi keagamaan, sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam melanjutkan perjuangan organisasi.

Ziarah tersebut tidak sekadar menjadi perjalanan mengunjungi makam para tokoh NU. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan pengabdian para ulama yang telah berkontribusi dalam membangun umat, menjaga persatuan, serta memperjuangkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Dalam perjalanan ziarah, para kader memanjatkan doa dan mengirimkan tawasul kepada para tokoh NU yang telah mendahului. Di tengah rangkaian doa tersebut, tersimpan pengingat bahwa perjalanan organisasi hingga hari ini tidak terlepas dari ketulusan, pengorbanan, dan perjuangan panjang para pendahulu.

Bagi GP Ansor, tradisi ziarah juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat spiritualitas kader sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap para ulama. Nilai-nilai keikhlasan, tawadhu, persatuan, dan pengabdian yang diwariskan para pendahulu diharapkan tetap menjadi pedoman dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat.

Momentum menjelang HSN 2026 ini juga relevan untuk memperkuat pemahaman bahwa perjuangan santri dan ulama tidak berhenti pada catatan sejarah. Warisan perjuangan tersebut perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata melalui pelayanan kepada masyarakat, penguatan ukhuwah, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.

Pengabdian organisasi, dalam konteks ini, tidak hanya diwujudkan melalui rapat, forum kaderisasi, ataupun agenda formal lainnya. Menghormati sejarah, mengenali perjuangan para ulama, dan mengambil pelajaran dari keteladanan mereka merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran kader tentang tanggung jawab meneruskan perjuangan.

Bagi generasi muda NU, mengenang para muassis dan tokoh organisasi bukan berarti terjebak dalam romantisme masa lalu. Sebaliknya, sejarah menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan zaman, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, memperkuat persaudaraan, serta merawat komitmen kebangsaan.

Melalui kegiatan tersebut, GP Ansor Kota Tasikmalaya berharap semangat perjuangan para ulama senantiasa menginspirasi kader untuk istiqamah dalam berkhidmah kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.

Ziarah pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang mereka yang telah berpulang, melainkan juga tentang memperkuat langkah generasi penerus yang masih memikul tanggung jawab perjuangan.

Merawat tradisi, meneladani ulama, menguatkan kader, dan melanjutkan khidmah menjadi pesan utama dalam menyambut Hari Santri Nasional 2026.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH

Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini

Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.